Bab 16: Babu

1601 Kata

*** Masih dengan perasaan yang tidak percaya, Giana menatap bagian belakang kepala Dea dengan tatapan tajamnya. Kejujuran yang terpampang di depan mata tentang Dea yang sejak awal mengetahui sandiwara ini membuat Giana semakin membenarkan kecurigaannya. Keluarga Dea memang betul-betul memiliki sesuatu yang dirahasiakan dari Gama. Dan mungkin Farel benar, rahasia itu berkaitan dengan kejadian Sepuluh tahun yang lalu. Sibuknya Giana memikirkan tentang banyaknya kemungkinan yang sedang Dea rencanakan, membuatnya tidak sadar mobil yang Gama kemudikan telah berhenti tepat di area parkir toko perhiasan yang mereka tuju. Giana pun ikut turun dari benda roda empat itu seperti Gama dan Dea. Bunyi pintu yang sengaja didorong dengan kencang oleh Giana membuat Gama dan Dea menatap tak suka padan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN