56. 12 jam

1211 Kata

Reina gelagapan. Ia bingung harus menjawab apa, karena saat melihat sorot matanya saja Ia merasa tidak sanggup lagi untuk berbohong. “A-apa maksud ibu? Saya benar-benar tidak mengerti,” jawab Reina. “Tolong beritahu saya dimana dan bagaimana kondisi Caca? Saya hanya memiliki dia di dunia ini, jadi saya mohon...” Sari (Ibu Caca) menyatukan kedua tangannya dan terus memohon pada Reina. “Bu, tolong jangan seperti ini. Caca baik-baik saja, saya tidak berbohong.” Sari hanya terus menggelengkan kepalanya dan menangis tersedu. Sebanyak apa pun Reina meyakinkan Sari, wanita itu tetap tidak percaya jika putrinya baik-baik saja. Ia ingat dengan betul bagaimana pesan putrinya ketika siang tadi meneleponnya. ‘Hallo bu...’ ‘Ada apa Ca, tumben kamu telepon ibu dijam kantor?’ ‘Hiks... Bu, ibu jaga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN