Brakkk... Hanya dengan menggunakan satu tendangan, Jack berhasil merobohkan pintu rumah tersebut. Satu orang pria yang ada di rumah itu terperanjat bukan main saat melihat seorang pria bertubuh tinggi besar berdiri bersama seorang wanita cantik di sampingnya. “Siapa kalian?!” salah satu dari mereka mendekat dan mengacungkan senjata. “Untuk apa kalian kemari?” Jack berniat maju, namun Luise menahan lengannya dan Ia berjalan maju untuk menghadapi pria itu. Tanpa menunjukkan ekspresi apa pun, Luise tetap maju, dan pria itu semakin mundur menjauhinya. “Jangan mendekat!! Atau akan ku tarik pelatuk senjata ini,” ancam si pria dengan melangkah mundur. “Silahkan! Tapi sebelum kau berhasil menarik pelatuk senjata itu, timah panas ku akan lebih dulu menembus jantungmu.” Pria itu tersentak saa

