Lima tahun lalu, Leon sudah mengalami bagaimana rasanya sebuah kehidupan dimana hanya rasa pahit, hinaan dan cacian yang Ia dapatkan. Semua orang seakan tidak mengenalnya, bahkan melihatnya dengan begitu kejam, seakan ia adalah seorang sampah yang tidak berguna. Tapi hari ini, Leon tidak akan mengulangi kesalahan lima tahun lalu dan jatuh untuk kedua kalinya pada lubang yang sama. Leon menatap sekretaris Lingga dengan tenang. Ingin ia bertanya secara gamblang, namun melihat ketakutan di wajah Caca, Leon memutuskan untuk tetap diam. Paling tidak, Ia akan tahu sering berjalannya waktu. "Siapa namamu dan berapa usiamu?" Leon akhirnya buka suara. "Eh... Emmm... Sa-saya Caca, usia saya 27 tahun, Pak." "Pantas saja, kamu terlihat lebih muda dari Reina." Hanya dengan mendengar suara Leon s

