“Saya adalah orang yang ingin menghabisi anda!” lagi, Caca histeris. Mengingat kejadian itu, Leon merasa ada hal yang begitu janggal. Tidak masuk akal jika Caca sendiri yang berniat untuk menaburkan serbuk aneh itu, sampai akhirnya Leon memutuskan untuk pergi meninggalkan restoran tersebut. Pun dengan Reina, setelah membayar semuanya mereka pergi meninggalkan Caca, tanpa kata atau pun niat untuk membuat tangis gadis itu terhenti. Sedangkan Lingga, wanaita ular itu langsung meninggalkan restoran tanpa berpamitan lebih dulu pada Leon atau siapa pun. Reina mengirimkan pesan itu pada Leon, setelah itu mereka pun bergegeas. Dalam perjalanan menuju kantor, Leon hanya diam dan terus saja memperhatikan gawainya. Reina dan sopir hanya memilih diam, dan tidak berani lebih dulu bertanya untuk meme

