Alexa menunjukkan kerinduannya pada Leon, ia mencium suaminya tanpa berniat untuk menjawab pertanyaan mengenai ‘buka puasa’. Semakin lama, ciuman itu semakin dalam, bahkan Leon sengaja menahan tengkuk istrinya agar Ia tidak bisa melarikan diri. Pasokan oksigen semakin menipis, Alexa dengan cepat menepuk daada suaminya dan pagutan itu terlepas sempurna. “Maaf, aku haus setelah berpuasa beberapa hari,” Leon terkekeh dan mulai melingkarkan tangannya di pinggang Alexa. “Bukannya tadi ada Amanda, kamu bisa sekalian minum susuu ‘kan? Besar gitu, pasti puas,” goda Alexa sedikit berbisik. “Oh ayolah Ale, jika aku memang menginginkannya sudah aku terkam dia. Tapi yang ada dalam ingatanku hanya dirimu, dan itu benar-benar membuatku frustasi.” Alexa tersenyum, Ia lantas kembali mendaratkan bibir

