70. Selai Kacang

1548 Kata

Karena kelelahan, Alexa hanya bisa berbaring lemas di bawah selimut yang menjadi saksi bisu pergulatan mereka yang luar biasa. Sedangkan Leon, pria itu bergegas bangun untuk segera membersihkan tubuhnya dari keringat yang terasa lengket. “Apa kamu mau mandi sekarang, Ale?” tanya Leon dengan mata yang teruju pada leher jenjang Alexa. Dimana di sana terdapat beberapa ukiran, hasil karya dari perbuatan nakalnya. ‘Apa aku segila itu, sampai membuat tanda merah yang sangat banyak?’ batin Leon. “Atau kita mandi bersama saja? Bagaimana?” Leon memainkan kedua alis tebalnya dan lagi-lagi pria itu menggoda Alexa. “Jangan harap!! Udah sana-sana, mandi. Aku mau istirahat sebentar lagi,” Alexa mengusir Loen yang sudah menunjukkan pikiran nakalnya. Bagian inti miliknya sempat berkedut, saat terlinta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN