Leon kembali berkutat di depan layar laptopnya dan memeriksa beberapa berkas. Setelah semua selesai, barulah matanya melirik pada berkas milik Caca. Ia mulai membuka dan membaca data pribadi milik gadis itu. Ada sesuatu yang sempat membuat Leon terhenyak, Ia tidak menyangka jika ternyata Caca sedang berjuang untuk menghidupi ibunya. Tidak ada lagi data lainnya yang bisa Leon baca, hanya saja ia sekarang tahu apa alasan gadis itu bersikap demikian dan rela menjadi tameng untuk menutupi kebusukkan Lingga. “Aku sudah menduga ada yang tidak beres dengan gadis itu, ternyata memang Lingga sudah memperalatnya,” gumam Leon. Leon lantas menutup berkas tersebut dan mematikan laptopnya. Malam ini rasa kantuknya lenyap begitu saja, setelah ia melihat Alexa yang bersedih dan kenyataan baru mengenai

