Part 20. Salma, Dunia (Belum) Berakhir

1698 Kata

Decit rem mobil Javier yang berhenti tepat di depan pintu UGD Mazaya Intl. Hospital memekakkan telinga. Javier melompat, lalu menggendong tubuh Zefa yang masih lemas tidak sadarkan diri. Nafas Javier tersengal, wajah tampannya sangat pucat dan kemeja mahalnya sudah basah oleh keringat dingin yang jadi lecek tidak keruan. “Dokter! Tolong! Dia tiba-tiba pingsan!” teriaknya panik. Dua orang perawat berlari menyambut dengan membawa ranjang dorong. Javier menurunkan Zefa dengan hati-hati, namun genggaman tangannya pada jemari Zefa belum juga terlepas. Dia ikut bergegas sembari memegang jemari Zefa. Sumpah, ada rasa takut yang menyesakkan dadanya, takut kehilangan, juga takut dihadapkan pada kebenaran pahit tentang siapa sebenarnya Zefanya, apa yang pernah terjadi pada gadis itu sehingga tadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN