Setelah dua hari berada di rumah Rahman, pada akhirnya mereka harus kembali lagi ke Medan, karena libur semester telah selesai. Mereka pulang di antar oleh Abang Rahman sampai ke Medan, berhubung karena kondisi Panji yang baru saja pulih, sangat tidak memungkinkan jika mereka menggunakan travel. "Hati-hati, Pan. Besok kalau nyampe langsung hubungi orang rumah." Pesan ibu Rahman. "Iya, Mak. Pergi dulu, assalamualaikum." Mereka berangkat dengan jalur yang berbeda dari yang mereka lewati kemarin. Adul sendiri langsung tertidur karena tadi malam begadang bermain Ludo king bersama yang lain, sedangkan Fahri hanya diam menatap jalanan Sidempuan yang terlihat ramai. Pulang kali ini seperti ada yang kurang, tidak ada lagi sosok Ucok yang akan menanti mereka di kost, tidak ada lagi Andi yan

