Karena keterbatasan biaya, Andi akhirnya dipulangkan ke kampung halaman bersama dengan orang tua dan keluarganya. Berat bagi Adul dan yang lain melepas Andi, namun semua sudah menjadi ketentuan takdir tuhan, tak bisa lagi diubah. Hari ini, Adul berserta Panji dan Rahman mengantarkan Andi dan ikut ke kampung halaman dengan menggunakan travel, Andi berasal Tapanuli Selatan, satu kabupaten dengan Ucok, hanya berbeda kecamatan. Selama diperjalanan yang menempuh waktu 13 jam, Andi hanya terdiam membisu, tidak ada lagi Andi yang histeris ketika melihat orang lain. PTSD yang menjadi dugaan kemarin, nyatanya meleset, dan mereka tidak tau ini kenapa? Dan bagaimana penyembuhan nya? Sepanjang jalan Adul terus berfikir mengenai peristiwa yang menimpah dirinya dan kedua rekannya. Ia masih kesulit

