"Sabar, Bu!" Robby memapah pelan istrinya yang hendak masuk ke dalam mobil. "Aku tidak sabar bertemu dengan cucu kita, Robby!" Robby dan Jackson menyusul Alan dan Aerin mengantar Ar ke rumah sakit. Setelah sampai mereka langsung menjemput para istri karena sudah merengek ingin bertemu dengan cucu kesayangan mereka itu. "Iya, Ayah tahu, tapi takut Ibu jatuh!" Robby geleng-geleng kepala sambil tersenyum gemas. Setelah kehilangan Aerin beberapa saat, Ratih sempat seperti orang gila yang tanpa arah dan tujuan. Keduanya masuk ke dalam mobil. Dari belakang Jackson dan Lisa juga menyusul, Lisa tampak tak sabar bertemu dengan Ar. Ia ingin mencium wajah cucunya itu sampai puas. Mereka masuk ke dalam mobil yang berbeda. "Apa Ar baik-baik saja, Dad?" tanya Lisa. "Ar pasti baik-baik s

