Delapan belas

1197 Kata

Jimmy duduk di taman setelah melakukan pekerjaannya. Semalaman ia masih memikirkan di mana juniornya itu berada. Saat itu Reya berlari menghampiri Jimmy. "Yak! Kau dari mana?" teriakan dari Jimmy terdengar saat melihat sang junior. Gadis itu terlihat bingung lalu menunjukkan benang merah yang terikat. "Aku seolah tertarik. lalu tak ingat apa yang terjadi. Pagi ini kesadaranku kembali." "Lalu apa yang terjadi?" "Aku terbangun di kamar--" "Kamar? Siapa?" Reya menatap dengan tatapan sedih. "Kekasihku, orang yang paling aku cintai." Jawaban dari gadis itu membuat kedua ujung alis Jimmy bertaut. "Kau mengingat masa lalumu?!" "iya, semua. Aku juga ingat saat pria itu akhirnya menusuk tubuhku." Jimmy menatap heran, sejujurnya ia juga memiliki keinginan untuk bisa mengingat masa l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN