Sembilan belas

1051 Kata

Seoul masih sangat indah dengan nuansa merah muda yang cantik. Seperti hari Yunki CEO mudah iti kini seolah mendapatkan hidup dan semangatnya kembali. Pagi tadi semua berubah setelah ia bisa melihat wajah kekasihnya. Duduk di ruangan dengan sesekali tersenyum. Membuat Seojoon heran dengan kelakuan atasannya yang terlihat lebih bahagia. ia bahagia, khawatir juiga. Tentu saja belum dua puluh empat jam, tetapi sikap Yunki sudah sangat berubah. "Apa ada sesuatu yang terjadi Tuan?" "Hmm?" si pucat menoleh menatap orang kepercayaanya. "Ah, tidak--tidak ada apapun." Ia kembali menatap sudut lain ruangan. Di sana Reya duduk menatap Yunki dengan kesal. Ia sudah memperingatkan kalau Yunki tak bisa bersikap seperti itu. Namun tetap saja pria itu menatap dirinya dengan senyuman yang konstan. Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN