Eliza kini sedang duduk bersama William dan Vivi. Ketiganya sedang menonton televisi. Eliza merasa lebih baik saat ia berada di Korea. Setiap hari Vivi dan Will selalu menghiburnya. Sehingga sakit yang ia derita seolah menghilang begitu saja. Seperti malam ini ia begitu senang menonton televisi seraya bersenda gurau dengan kedua orang yang sudah ia anggap layaknya anak sendiri. "Bibi mau sesuatu?" tawar Vivi. "Tidak." Jawab Eliza. "Bawakan buah sayang, ayo kita makan buah. Akan segar sepertinya," ujar William. Vivi mengangguk lalu berjalan menuju dapur untuk mengambil minuman dan kudapan untuk mereka bertiga. Eliza menatap sepupunya yang duduk di sisi kanannya. Menatap William lekat. "Will, kau harus menjaga Vivi dengan baik." William mengangguk. "Bibi kau juga harus sehat bu

