Para Pengacau Resepsi

2043 Kata

"Kamu yakin dengan keputusan ini Nak?" tanya Daya– Ibu Allea. "Yakin Buk," jawabnya lirih. "Apa yang buat kamu sampai memilih menerima pinangan Pak Banu." "Allea capek dengan kehidupan kota yang serba menguras emosi." Wanita paruh baya itu menarik nafas dalam, ia tak pernah memimpikan untuk merubah nasib dengan mengorbankan kebahagiaan anak gadisnya. Tapi keputusan Allea sudah bulat, baginya ini adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri segalanya dengan baik. Gadis itu menerima pinangan tersebut, walau dengan hati yang hancur. Seharusnya ia menjadi istri anaknya Banu, bukan malah jadi ibu tirinya. "Hal paling gila yang gue lakuin dalam hidup ini adalah harus menjadi ibu tiri dari anak-anak yang bahkan lebih tua daripada gue." Alunan musik sudah mulai terdengar di halaman rumah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN