Malam ini Flora menghabiskan makan malamnya bersama Risa. Mereka memiliki beberapa tugas dan janjian untuk mengerjakannya di sebuah kafe. Keduanya saling berhadapan namun fokus menatap laptop yang berada di depan masing-masing. Mereka sesekali akan mengobrol untuk meredakan rasa pusing dan bosan yang melanda ketika begitu fokus dengan tugas di laptop mereka. "Lo udah maaf-maafan sama si Sellin, Ra? Akur banget keliatannya sekarang." "Pura-pura doang. Demi kelancaran kerja kelompok." Flora sendiri tidak yakin dengan sikap Sellin yang mulai berubah akhir-akhir ini. Meski gadis itu sekarang sudah tidak lagi mengejeknya atau mencari keributan, tetap saja Sellin akan berlaku sedikit menyebalkan dalam beberapa kondisi. Terutama sikap sombongnya itu yang mulai beralih ke teman-teman lainnya. D

