*** Hari minggu seperti yang Dio janjikan, Zira dan Finka sudah siap dengan pakaian rapi mereka. Namun, apa yang lelaki itu lakukan? Dio mendadak membatalkan janjinya begitu saja. Dio mengatakan ia ada pekerjaan yang tak bisa ditunda padahal hari ini hari minggu. Tentu saja Finka tidak percaya. Ia menghardik Dio dengan kata-kata kasarnya tanpa sepengetahuan Zira. Nyatanya, Dio sengaja membatalkan janjinya karena ingin melihat Finka sebal. “Bukan aku yang kesal karena kamu batalin janji kamu ya, Dio! Tapi Zira, karena dia yang paling semangat pergi hari ini. Pokoknya aku nggak mau tahu! Cepat ganti baju dan kita pergi sekarang juga!” bentak Finka pada Dio ketika ia mengampiri lelaki itu di kamarnya. Enak sekali Dio, justru bersantai tanpa merasa bersalah sedikitpun terhadap Zira. Sungg

