BAB 13

1227 Kata

*** Sudah cukup jauh jarak mobil Finka dan rumah mamanya, tetapi bayangan wajah mamanya yang tampak kecewa masih terpatri jelas dalam benak Finka. Demi apa dia menyesal, tetapi lebih baik begitu agar mamanya tidak meminta Zira melakukan sesuatu yang aneh-aneh lagi. Finka menghela napasnya dengan berat hingga mengundang tanya dari Zira. Gadis kecil berumur hampir Lima tahun itu ingin tahu apa yang telah mengganggu mama tirinya tercinta. “Ada apa, Ma?” tanyanya perlahan. Zira takut Finka merasa tidak nyaman. “Hem?” Finka pun menoleh sejenak sebelum kembali fokus ke depan. Wanita itu mengerti kenapa Zira bertanya. Barangkali putri kakaknya yang telah ia anggap sebagai putrinya sendiri itu mendengar helaan napas yang tak hanya sekali ia lakukan tadi. Finka menggelengkan kepala. “Nggak a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN