BAB 32: Berharap Mengerti

1800 Kata

*** Jia berlari kecil menghampiri Candra begitu yakin Finka sudah pergi dibawa Dio bersama Zira. Perempuan itu tahu Candra marah padanya. “Can?” panggilnya pelan demi mengalihkan perhatian Candra yang masih saja memandang lekat pada mobil Dio meski tak lagi terlihat begitu jelas oleh matanya. “Ada yang mau kamu jelaskan, Jia?” Akhirnya Candra menolehkan kepalanya juga setelah menghela napasnya dengan cukup berat. Tingkah Jia hari ini benar-benar membuat Candra berpikir bahwa Jia tengah mempermainkannya. Apa maksudnya coba menunjukan sikap seolah bukan calon istrinya? “Maafin aku ya?” pinta Jia begitu berada lebih dekat dengan Candra. Sejujurnya ada perasaan menyesal di hati Jia karena telah mempermainkan Candra dan diam-diam menguji perasaannya. Bagaimana lagi, Jia hanya ingin memba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN