part 27

882 Kata

"Amel!"teriak wanita paruh baya yang sedang memasak didapur memanggil sang anak. "Iya mah,"balas teriak tak kalah kencang. Tak lama sosok gadis manis menuruni tangga. "Pagi mah," mencium pipi mamahnya yang sedang merapikan meja makan.  "Pagi juga sayang," Chika ibu dari Caramel tersenyum tipis melihat keceriaan anaknya. Beberapa hari Chika merasa anaknya berubah menjadi pendiam. "Wihh... Aromanya menggoda banget mah.."tersenyum lebar saat mencium makanan yang diatas meja. "Udah,makan gih!"ujar Chika pada anak yang langsung dilakukan oleh Caramel. "Dia pulang kapan mah?"tanya Caramel disela sela makannya. "Amel! Panggil dia papah!"tegurnya. Chika sudah tak heran sikap anaknya itu. Sifatnya sama seperti ayahnya. Sama sama keras kepala dan gengsian. Emosinya kadang tidak stabil. Meli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN