part 28

780 Kata

Rizal tengah sibuk dengan dokumen dokumen yang bernilai puluhan juta. Matanya terfokus pada laptop dan dokumen. Sesekali ia melirik dokumen lalu mengetik sesuatu pada laptopnya. Tiga jam berlalu. Jam menunjukan pukul 15.15. Tanpa sadar Rizal mendesah pelan lalu memijat keningnya dengan mata yang terpejam. Matanya melirik kearah foto yang terpajang dengan amat jelas didepannya. Ia tersenyum lebar dan tulus sebelum ia membereskan semua dokumen yang tadi ia kerjakan.  Tangan Rizal menekan tombol diatas meja. Taklama muncullah sosok Dimas. Sekertaris nya.  "Ini dokumen yang sudah saya tanda tangani." Ucap Rizal menujuk beberapa dokumen diatas meja. Dimas mengangguk paham, "Pulanglah lebih awal,"kata Rizal sebelum pergi dengan menepuk bahu bawahannya. Dimas yang diperlakukan seperti itu h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN