Awalnya Yolanda sudah merasa tenang karena Irvan terlihat begitu bahagia. Terlebih ketika mereka makan malam hampir setiap hari bersama-sama. Namun, semua perkiraan dan juga prasangka darinya itu jelas sama sekali tidak benar, terlebih ketika tanpa sengaja Irvan menjatuhkan sebuah gelas yang sedang dia cuci. Bunyinya yang sangat lantang berhasil membuat semua yang ada di café langsung melirik ke arahnya. Yolanda yang sedang berada di dapur itu segera keluar dan mendapati Irvan yang masih melamun di hadapan gelas yang pecah, tangannya berusaha menggapai pecahan tersebut. Dengan cekatan Yolanda segera menepis tangan Irvan. Pukulan di tangan Irvan tersebut berhasil membuat pria tersebut sadar. Meski begitu, bukan berarti dia sendiri sudah keluar dari lamunannya. Dia hanya segera meminta maa

