Dua hari. Hanya selama itu yang dibutuhkan untuk Mutia merasa sedikit muak dan juga lelah dengan apa yang dilakukan oleh Bayu. Bahkan setiap malam dan pagi pria tersebut selalu ada di sampingnya. Hanya saat siang Mutia tidak bisa melihatnya dan dia sama sekali merasa tidak khawatir. Kerutan di kening terlihat di wajah Mutia ketika dia kembali melihat Bayu di hari keempat pagi tersebut. Berapa lama lagi dia akan bertahan? Mengapa dia masih berusaha untuk tetap di kota tersebut? Dari yang dilihat, Mutia merasa yakin kalau Bayu sama sekali belum mendapatkan pekerjaan, lalu mengapa dia masih bertahan di sana? "Hari ini akan jadi hari terakhir," ujar Bayu dengan senyuman kecil. Meski begitu, pandangannya terlihat seperti seseorang yang sangat sedih. Dia juga menundukkan kepalanya selama beber

