Ekspresi kedua orangtua yang duduk berhadapan itu sama-sama terlihat terganggu. Di saat Ridwan terlihat tertekan dan juga kebingungan, jelas dia sama sekali tidak tahu harus melakukan apa dalam situasi seperti ini. Berbeda dengan Ridwan, di lain isi Amelia terlihat sangat marah. Bahkan matanya seperti berapi-api ingin membentak siap saja yang menghalangi langkahnya. Sayang, apa yang dia lakukan tersebut tidak akan bisa mengubah hasil akhir, mengingat kalau Mutia tidak ada bersama dengan mereka. Bila wanita tersebut masih sangat jauh, akan sulit untuk mengatur sikapnya. Ketenangan yang ada di antara kedua orang tersebut jelas bukan ketenangan yang membuat mereka bisa merasa tenang. Daripada merasa demikian, keduanya sedang sibuk memikirkan sebuah cara untuk membuat perjodohan yang sudah m

