SISA sehari sebelum Alena bisa bernapas lega sesaat. Dan semoga tidak ada lagi aksi-aksi gila Darius yang akan merugikannya. Besok hari Senin, hari berakhirnya cuti Alena. Tidak, Alena belum mengatakannya pada Darius. Masa bodo lah mau dia larang Alena akan nekat. Hukuman-hukuman gila Darius masih berjalan. Harus merangkak ke mana-mana, menyelam dan harus menghitung langsung berapa banyak keramik yang dipakai sebagai alas di kolam renang, memotong rumput pakai gunting kuku. Lebih ke b***k daripada istri. Dasar Darius sialan! Darius masuk ke kamarnya, seketika keningnya mengerut. “Mau ke mana kau?” tanyanya heran melihat Alena merapikan sebuah baju yang pernah dibelikannya. “Kerja tentu saja,” jawab Alena tanpa menoleh, sibuk menggantung pakaiannya di hanger agar tetap rapi besok. “Heh.

