Part 28

1859 Kata

Malam semakin larut tapi kantuk belum juga menghampirinya, Aghata menatap langit-langit kamar. Gadis itu menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskannya. Berguling kesana-kemari guna mencari posisi yang nyaman untuk tidur tapi tak juga menemukannya. Gadis itu bangkit dari tidurnya, melangkah meninggalkan kamar dan pergi ke dapur untuk menyeduh teh. Gadis itu duduk di meja pantry setelah berhasil membuat teh untuk dirinya sendiri. "Haahh~~ kisah cinta gue ribet bat dah." keluhnya sedikit kesal. "Gak di kehidupan pertama gak di kehidupan kedua tetap aja dapet bokap kurang ajar, sialan!" gumamnya mengumpat. "Lagi ngapain?" tanya seseorang membuat Aghata menoleh. "Nyukur rumput," jawab gadis itu asal yang langsung dibalas jitakan oleh orang itu. "Yang sopan sama yang lebih tua." ucap At

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN