Aghata mondar-mandir di depan ruang IGD sembari menggigiti kukunya, penampilan gadis itu sangat jauh dari kata rapi. Baju pengantinnya yang berwarna putih kini sudah penuh dengan darah Nugi, wajah gadis itu juga terlihat sangat pucat ditambah air mata yang sedari tadi tak kunjung berhenti mengalir membuat penampilan Aghata begitu berantakan sekaligus menyedihkan. "Ta, sini duduk jangan mondar-mandir mulu." ucap Athan yang sedari tadi ikut pusing melihat sang adik sudah seperti setrikaan mondar-mandir. Tanpa menjawab gadis itu duduk di samping sang kakak, dia menyandarkan kepalanya ke dinding rumah sakit masih dengan air mata yang mengalir. "Kalau dia ninggalin gue gimana?" lirih gadis itu. Athan tak dapat mengatakan apa-apa, dia juga tak mau membohongi adiknya dengan mengatakan jika N

