Megan.
Vlad lahir di Transylvania pada abad ke-15 dan dikenal sebagai Draculea yang berarti 'Anak Dracul'. Melansir Britannica, ayah Vlad bermarga Dracul setelah diangkat ke sebuah ordo ksatria yang disebut Ordo Naga. Nama Dracul berasal dari bahasa Latin 'draco' yang artinya 'naga'. Adapun dalam bahasa Romania modern, nama 'drac' tela berevolusi maknanya menjadi 'iblis'." Bian
dalam istilah medis, penyakit vampir in disebut dengan porfiria alias xeroderma pigmentosum (XP). Faktanya, satu dari 1 juta orang di dunia ini mengalami kondisi “vampire disease”. Untuk mengenal lebih dalam mengenai vampire disease, berikut fakta yang perlu kamu ketahui:
1. Berawal dari Gangguan Produksi Heme
Vampire disease atau yang dikenal dengan nama medis porfiria, merupakan sekelompok gejala yang timbul saat proses pembentukan heme tidak berjalan sempurna. Heme merupakan bagian penting dari hemoglobin, yaitu protein pengantar oksigen dan pengikat zat besi dalam darah.
Pada kondisi normal, pembentukan heme membutuhkan serangkaian proses kimia yang melibatkan banyak jenis enzim. Jika salah satu enzim yang dibutuhkan kurang, proses ini akan terganggu. Akibatnya, terjadilah ketidakseimbangan enzim pembentuk darah akibat penumpukan senyawa kimia yang disebut porfirin. penumpukan porfirin ini akan menimbulkan gejala dan disebut porfiria.
Penyakit Warisan OrangtuaHeme mengandung besi dan memberi warna merah pada darah. Produksi heme terjadi di hati dan sumsum tulang, serta melibatkan banyak enzim yang berbeda. Kekurangan enzim-enzim tersebut menyebabkan penimbunan komponen kimia tertentu yang terlibat dalam pembentukan heme. Tipe porfiria tertentu ditentukan dengan enzim mana yang mengalami kekurangan.
Kebanyakan tipe porfiria merupakan warisan dari orangtua. Sekitar setengah kasus terjadi ketika ada satu gen yang berubah, dan itu diturunkan dari orangtua. Risiko terjadinya porfiria atau mewariskan porfiria kepada anak tergantung dari tipe spesifik porfiria.
Porfiria kutanea tarda (PCT), di sisi lain, merupakan penyakit yang didapat (akuisita), bukan diwariskan. Meskipun kekurangan enzim dapat menyebabkan PCT dan itu diturunkan, kebanyakan orang yang diwarisi justru tidak memberikan gejala.
Menyerang Sistem Saraf dan KulitPorfiria dapat menyerang sistem saraf maupun kulit, atau bahkan bisa keduanya, tergantung dari jenisnya. Gejala dari tiap jenis penyakit ini pun sangat bervariasi pada setiap orang tergantung dari tingkat keparahannya. beberapa orang bahkan diketahui tidak menimbulkan gejala apa pun.
Sangat Sensitif pada CahayaPenyakit ini menyerang jaringan kulit dan memicu sensitivitas berlebihan terhadap sinar matahari. Bahkan, beberapa orang juga sensitif terhadap cahaya buatan, seperti lampu ruangan yang terlalu terang. Karena hal tersebut, penyakit jenis ini sering memunculkan gejala-gejala seperti:
Kulit memerah dan melepuh pada bagian yang terpapar.Sering muncul nyeri dan bengkak yang tiba-tiba.Kulit tipis sehingga mudah rusak dan membutuhkan waktu lama untuk sembuh.Sensasi terbakar atau terasa perih pada kulit, bahkan jika terkena cahaya lampu.Kulit berwarna lebih gelap dan berambut pada area tertentu, misalnya pada bekas luka melepuh.Mata merah teriritasi dan pandangan kabur akibat paparan UV.Gejala porfiria biasanya pertama kali muncul pada usia dini, ditandai dengan kulit melepuh dan gosong terbakar parah setelah hanya beberapa menit terpapar matahari. Wajah dan kulit yang terkena sinar matahari sebentar saja akan cepat mengering dan menampakkan bintik-bintik kemerahan. Salah satu cara pencegahan agar gejala penyakit ini tidak muncul adalah dengan melindungi tubuh sebaik mungkin dari paparan sinar matahari.
Jika kamu mengetahui ada anggota keluarga yang berpotensi mengalami vampire disease, sebaiknya segera diskusikan pada dokter di Halodoc. Tubuh masing-masing orang berbeda, selalu diskusikan kondisi kesehatan dengan dokter di Halodoc. Diskusi dan tanya-jawab dengan dokter menjadi lebih praktis melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa memilih via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana pun. Yuk, segera download aplikasinya sekarang!
Baca juga:
Bukan Nama Superhero, Apa itu Stone Man’s Disease?Kenali Non Communicable Disease yang Bisa Menyerang Tubuh6 Hal Ini Meningkatkan Risiko Terkena Chron’s Disease."
Beberapa sumber melacak asal-usul vampir pada seorang pangeran Romania, Vlad Tepes (1431-1476), yang berjuang untuk kemerdekaan dari Kekaisaran Ottoman. Walau bisa dibilang caranya sangat brutal dan sadis (contohnya ia membunuh musuh-musuhnya dengan menusukkan tombak sedikit demi sedikit, menarik keluar isi perut mereka, memotong-motong badan mereka, membakar mereka, dan lainnya), hal-hal tersebut memang lazim semasa perang di zaman itu.
Teknik-teknik yang sama juga dipakai oleh Gereja Katolik dan para penguasa lainnya di abad pertengahan untuk menyiksa dan membunuh musuh.
Bram Stoker (Dracula) juga telah memasukkan aspek-aspek dari Vlad Tepes ke dalam tokoh Dracula dalam karyanya.Walau Tepes memang juga memengaruhi gambaran fiksi dari vampir masa kini, akar vampir sesungguhnya memiliki asal yang berbeda. Dari segi kebudayaan, vampir adalah suatu fenomena yang muncul di seluruh dunia.
Menurut pakar antropologi Paul Barber yang merupakan pengarang buku Vampire, Burial, and Death (vampir, pemakaman, dan kematian), hampir semua kultur memiliki cerita versi lokal yang mirip legenda vampir, dan semuanya ‘memiliki kemiripan yang mengejutkan pada vampir ala Eropa,’ katanya.
Kepercayaan akan adanya vampir berasal dari takhayul dan asumsi yang keliru tentang pembusukan setelah kematian.Catatan penemuan pertama tentang vampir tersebar di Eropa pada abad pertengahan. Cerita-cerita itu semua mengikuti pola yang sama: suatu kenaasan menimpa seseorang, suatu keluarga, atau suatu kota, mungkin karena paceklik yang merusak panen, atau tersebarnya wabah.
Di masa itu, ilmu pengetahuan belum bisa menjelaskan pola cuaca dan teori kuman. Jadi, kesialan apa pun yang tak jelas penyebabnya bisa disalahkan pada vampir. Vampir merupakan jawaban mudah untuk menjelaskan mengapa dari dulu hal buruk bisa terjadi pada orang yang baik.
– Mati tetapi belum membusuk
Para penduduk desa menggabungkan keyakinan mereka bahwa ada kutukan yang tengah terjadi di antara mereka dan ketakutan mereka terhadap kematian dan orang mati. Dengan begitu, mereka berkesimpulan bahwa mungkin orang-orang yang baru dikuburlah yang bertanggung jawab karena mereka telah bangkit dari kubur untuk berbuat jahat.
Maka dari itu, makam-makam digali, dan para penduduk desa sering kali dikagetkan oleh proses pembusukan yang normal, dan mengira itu fenomena yang supernatural.
Contohnya, walau orang lazimnya berasumsi bahwa mayat akan membusuk segera, bila peti tertutup rapat dan dikubur pada musim dingin, maka pembusukan bisa tertunda beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan. Pembusukan usus bisa menyebabkan penggembungan yang mendorong darah ke mulut sehingga mayat itu terlihat seperti baru saja menghisap darah. Proses ini dipahami betul oleh para dokter dan pengurus pemakaman zaman sekarang. Namun, pada abad pertengahan di Eropa, semua ini merupakan pertanda yang tak bisa disangkal bahwa vampir itu nyata dan menghantui mereka.
Walau vampir ‘sesungguhnya’ telah tidak ada, legenda-legendanya terus memikat dunia. Sepertinya, baik ilmu pengetahuan ataupun tonggak perak tak mempan membunuh mitos vampir.
1. Tentang Vampire
Orang-Orang di transyylvania ( negara asal mitos vampire ) , menyatakan kalau vampire itu ‘exist’ ( ada ) . Hal Ini ditujukan pada hari tertentu ketika mereka memasang bawang putih yang ditancapkan di depan pintu pagar rumah penduduk sekitar.Banyak orang bilang kalo vampire itu dari orang mati yang bangkit kembali dalam wujud yg beda banget! Mereka biasanya menjelma menjadi se-ekor kelelawar. Jadi mereka menyatakan kalau Vampir hidup dengan memberi makan pada hakikat kehidupan (umumnya dalam bentuk darah) makhluk hidup, tanpa memperhatikan apakah mereka seseorang yang abadi atau orang yang hidup.
2.Clan vampire
Vlad Dracul, ayah dari Vlad The Impaler (drakula), 1390-1447
Vlad Dracul II, ayah dari Vlad III Tepes The Impaler (sang drakula himself), adalah anak dari Prince Mircea, penguasa Wallachia, yg terletak di pegunungan selatan Carpathian.
Vlad III menusuk sate para musuhnya hidup hidup
Dari tahun 1456 – 1462, Vlad III (Tepes = The Impaler) membunuh 20.000-40.000 orang Eropa, mereka itu adalah lawan politiknya, para kriminal, dan siapapun yg di anggapnya tidak berguna bagi kemanusiaan, dengan cara super sadis, menancapkan mereka di atas tombak yg di tegakkan diatas tanah, jadilah para korbannya seperti bendera hidup yg berkibar kibar menunggu ajal. Ini juga ada kaitannya dengan bangsa Saxon, yg geografis nya bertetanggaan dengan Transylvania, tempat kediaman Vlad. Kedua ras itu sering bertikai satu sama lain. Oleh bangsaRomania , Vlad III ini di anggap sebagai pahlawan rakyat yg mengusir bangsa Muslim Turki keluar dari Eropa. Termasuk didalam daftar korban tusuk sate ala Vlad ini adalah 100.000 Muslim Turki. Tapi anda jangan salah sangka, kebiasaan menusuk sate korbannya hidup hidup seperti itu juga di lakukan oleh musuh Vlad juga, semacam perang psikologis untuk membuat jiper musuh musuhnya.
Vlad III sang Drakula
Dracula adalah nama organisasi rahasia ksatria jaman Vlad itu. Nama lain dari organisasi rahasia itu adalah ‘Order of the Dragon’, didirikan oleh raja Hungaria, Kroatia, dan Bohemia yg bernama Sigismund of Luxembourg, dan tahta suci Roma, guna menegakkan Kristen dan membentengi kekaisaran melawan Ottoman Turks. Vlad II sangDracula, ayah dari Vlad III, bergabung dengan organisasi itu di tahun 1431 karena keberaniannya melawan Turki.
Lalu sejak 1431 hingga seterusnya, Vlad II memakai simbol organisasi itu untuk dirinya sendiri, dan sebagai penguasa Wallachia, ia juga mengeluarkan koin uang dengan dragon sebagai simbolnya. Dari sinilah sebutan drakula muncul, yaitu Vlad Dracul. Publik banyak mengaitkan dragon/naga sebagai mahluk setan. Dan bangsaRomania menyebut dragon sebagai Drac. Jadi Vlad Dracul artinya Vlad Si Setan. Dan Vlad III , anaknya, di juluki Vlad Draculea, karena dalam bahasaRomania , ulea artinya anak dari, semacam bin atau binti di INdonesia. Jadi Vlad III disebut juga dengan nama Vlad Draculea, anak si setan, atau anak dari dragon, alias drakula yg sebenarnya, bukan ayahnya Vlad Dracul (Vlad II). Jadi drakula adalah gelar kehormatan, yang artinya ‘anak sang naga’.
Bran Castle 1942
Benedict de Boithor, orang suci Polandia, bawahan raja Hungaria, mengunjungi drakula di Targoviste, September 1458. Dalam makan malam bersama,Dracula memerintahkan prajuritnya untuk memasang tombak emas di lapangan. Lalu drakula bertanya pada tamu nya itu, untuk apa ia memerintahkan hal seperti itu? Benedict menjawab, mungkin drakula merasa terhina oleh salah satu budaknya dan menyiapkan tombak itu untuknya. Drakula meralat nya dengan berkata, tombak itu adalah untuk anda. Benedict menjawab, ia tak pernah lakukan sesuatu yg menyinggung perasaan drakula, dan ia meneruskan, jika drakula sama sekali tidak bertanggung jawab atas kematiannya, tapi ia akan bertanggung jawab atas kematiannya sendiri jika kelakuannya di anggap tidak menyenangkan drakula. Drakula sangat terkesan dengan jawaban Benedict dan menghadiahi nya dengan berbagai emas dan harta lainnya, sambil berkata, jika ia menjawab dengan nada lain, maka ia sudah mati di ujung tombak.
Suatu hari drakula kedatangan duta besar dari Turki, dan duta itu menolak membuka sorban-nya sebagai tanda hormat di hadapan drakula dengan alasan itu bukan kebiasaan di negara nya. Bahkan di hadapan penguasa tahta suci Roma sekalipun. Drakula lalu memerintahkan untuk memaku sorban nya di atas kepala nya dengan harapan agar si duta besar tidak bisa mencopot sorban nya lagi untuk selama nya. Duta besar itu dikembalikan kepada sultan Turki sebagai tanda perlawanan pada Ottoman. Kebiasaan memaku sorban seperti ini tidak di kenal di Eropa Barat, dan hanya di pakai sebagian kalangan kecil saja sebagai tanda ketidakpuasan.
Vlad Tepes, sang drakula
Drakula juga punya selir yg hidup di belakang istana nya di Targoviste. Wanita itu berusaha mendapatkan cinta drakula dengan segala cara, kalau perlu sampai berbohong. Drakula kadang stress, kadang senang, suka berubah ubah mood nya, dan wanita ini berusaha agar drakula menjadi ceria lagi. Suatu hari drakula tengah stress berat, dan wanita itu akhirnya berbohong demi menyenangkan pangeran dengan mengaku ia sudah hamil. Drakula sempat mengingatkannya agar tidak berbohong soal seperti itu, tapi wanita ini tetap saja nekad berbohong padahal ia sudah tahu reputasi drakula mengenai kejujuran. Drakula lalu menyuruh istri nya yang lain untuk memeriksa kebenaran cerita wanita ini, dan kala tahu cerita itu bohong, drakula mencabut pedang nya dan memotong tubuh wanita itu mulai dari s**********n hingga ke p******a nya, dan meninggalkannya dalam keadaan mengelepar begitu saja.
Drakula suatu hari menemukan pria yg tengah berladang memakai jubah wanita. Drakula berhenti dan menanyakan apakah pria itu punya istri atau tidak. Pria itu membenarkan ia punya istri, dan drakula menyuruh istri nya menghadap diri nya. Kala di tanya apa saja kerjaan istri nya itu, si istri menjawab ia habiskan seharian waktu nya mencuci, memasak, dll. Lalu drakula menunjuk pakaian suami nya itu sebagai bukti ketidak jujuran dan kemalasannya. Saat itu juga drakula memerintahkan tentaranya untuk menusuk sate wanita itu hidup hidup, tak peduli walau si pria protes keras dan mengklaim ia sangat puas dengan kerja istri nya itu. Dracula kemudian memerintahkan wanita lain untuk menikahi pria itu dan mengancam jika ia tidak kerja keras, maka nasibnya akan sama seperti pendahulu nya.
3.Waspada vampire dan ciri2nya
Ada vampire jenis lain, namanya warlock. Muncul hanya pada saat gerhana bulan. Ciri ciri vampire adalah :
1. Harta, keluarganya, persediaan panen nya, dan hasil bumi dan ternak desa setempat, akan menurun drastis (mati) dengan cepat
2. Vampir akan mendatangi keluarganya di malam hari, makan apa yg di suguhkan di meja makan, membantu pekerjaan rumah, dll. Vampir wanita juga mendatangi anak anak mereka yg masih hidup. Vampir Hungaria adalah yg terkuat di antara lainnya, karena mereka tidak bisa di usir walau dengan air suci dan pendeta sekalipun.
3. Walau pastur udah baca doa di kuburan dan kejahatan di desa bersangkutan tak juga surut, itu pertanda ada vampire di antara mereka
4. Jika ada lubang seperti sarang ular di dekat kuburan orang mati, maka itu pertanda yg di kubur adalah vampir, karena vampir bisa keluar masuk dari lubang seperti itu
5. Kuda putih tidak berani melangkahi kuburan si vampir, walau di siang bolong sekalipun. Kuda itu hanya akan terdiam dan meringkik ketakutan atau membuang nafas nya besar besar seperti bersin. Demikian pula angsa.
6. Kala kuburan di gali dan di temukan ciri mayat seperti berikut ini, maka mayat itu adalah vampire: wajahnya merah walau sudah di kubur bulanan hingga tahunan, wajah menghadap ke tanah, kedua kaki nya terkunci pada ujung sisi peti mayat atau kuburannya, jika ada sodara nya yg baru baru ini meninggal maka mulutnya akan penuh darah.
Fakta yg disembunyikan (siapakah DRACULA itu )
Dibebaskannya Konstantinopel dari suramnya kegelapan jahiliyah oleh Islam sudah diramalkan Rasulullah, dan para sahabatpun berlomba mewujudkan ramalan Rasulullah tersebut..sampai-sampai Abu Ayyub Al Anshari pun menjemput syahidnya dalam pertempuran pembebasan Konstantinopel dan dimakamkan disana. Namun akhirnya cita-cita yang diidamkan para sahabat yang mulia itu diwujudkan oleh seorang pemuda berusia 23 tahun, Sultan Muhammad II hingga beliau mendapat gelar Al Fatih (Sang Penakluk) dan kemudian beliau tersohor dengan nama Muhammad Al Fatih…jembatan yang menghubungkan Asia dan Eropa akhirnya terwujud…Setelah membebaskan Konstantinopel, Sultan Muhammad II tidak berpuas dari dan meneruskan pembebasan Eropa dari masa kegelapan membawa cahaya Islam dan fokusnya adalah Eropa Timur, salah satunya adalah Wallachia.
Wallachia adalah sebuah kota tua yang sejak zaman Romawi kuno hingga perang salib menjadi rebutan karena letaknya memang strategis sebagai persinggahan menuju wilayah-wilayah di Eropa Timur. Selain strategis sebagai pangkalan militer, Wallachia juga subur sepanjang tahun karena dilewati oleh sungai Danube (sungai besar yang membelah Rumania dan Hungaria. Selama perang salib, kota ini diperebutkan oleh Kesultanan Ottoman Turki dan Kerajaan Hungaria. Pada masa pemerintahan Vlad II Wallachia memihak Kerajaan Hungaria namun setelah dilengserkan oleh Sigismund dan kemudian digantikan John Hunyadi, Vlad II memihak pada Kesultanan Ottoman dan merebut kekuasaan kembali dengan bantuan Kesultanan Ottoman. Dari sinilah sejarah Drakula bermula…
Untuk membalas budi pada Ottoman, Vlad II mengirimkan kedua anaknya; Randu dan Drakula ke Turki. Selama di Turki, kedua anak ini dididik secara Islam sesuai tradisi Turki. Selain belajar di madrasah, mereka juga belajar ketrampilan perang. Seiring bergulirnya waktu kedua anak ini tumbuh menjadi dua pribadi yang jauh bertolak belakang.. Randu tumbuh menjadi seseorang yang berperangai lembut dan penurut sedangkan Drakula tumbuh menjadi sosok pembangkang yang kejam. Kalau pengasuhnya memintanya ke Timur, Drakula pergi ke Barat..tak hanya membangkang.. sifat keji Drakula pun makin tampak. Salah satu hobinya di Turki adalah melihat eksekusi penjahat kelas berat yang kepalanya dipancang di alun-alun. Setiap minggu eksekusi atas penjahat kelas kakap atau pengkhianat diadakan di alun-alun..dan salah satu penontonnya adalah Drakula yang akan menyaksikan acara tersebut sampai selesai. Dan disaat senggangnya Drakula sangat suka menyiksa binatang..binatang apapun yang ada disekitarnya ia tangkap dan ditusuk seperti sate. Ia sangat puas melihat binatang-binatang tersebut menggelepar-gelepar menyongsong ajal.
Berpuluh tahun kemudian setelah peperangan Varna, terjadi konflik antara John Hunyadi dan ayah Drakula; Vlad II yang berujung pada pembunuhan Vlad II dan kakak Drakula, Mircea. John Hunyadi kemudian menunjuk keluarga Dan II sebagai penguasa Wallachia. Mendengar ini, Sultan Muhammad II mengirim Drakula bersama ribuan pasukan kembali ke Wallachia untuk merebut tahta. Sesampainya di Wallachia, pertempuranpun pecah antara pasukan Ottoman yang dipimpin Drakula dengan Pasukan Wallachia yang jumlahnya lebih banyak. Namun akhirnya Drakula memenangkan pertempuran dan merebut tahta Wallachia. Bak kacang yang lupa pada kulitnya…setelah merebut tahta, Drakula malah membantai pasukan Ottoman dengan cara yang keji..yaitu disula, yaitu ditusuk dengan kayu di bagian a**s sampai tembus ke kepala..setelah kayu tersebut masuk ke tubuh korban, sula tersebut dipancang berdiri..sehingga tubuh korban yang masih hidup itu turun perlahan-lahan karena berat tubuhnya..jadi mulai kayu masuk ke a**s sampai tembus ke kepala, korbannya menggelepar-gelepar merasakan sakit yang tak bisa digambarkan dengan kata-kata…Drakula telah mengkhianati Ottoman dan Islam.
Siapa sebenarnya DRACULA??
Konon Dracula hanya bisa dikalahkan dengan salib dan bawang putih. Semua itu hanya kebohongan belaka yang dilakukan dunia barat untuk mengaburkan dan menyelewengkan sejarah Dracula. Nama Dracula semakin melambung begitu Bram Stoker menjadikannya sebagai tokoh utama dalam novel berjudul “Dracula”. Ini semata-mata dilakukan agar pahlawan muslim Mehmed II tenggelam dalam d******i sejarah Dracula.
Dalam buku ini penulis memaparkan siapa Mehmed II sang penakluk Konstantinopel. Mehmed II yang lahir di Edirne perbatasan Yunani dan Bulgaria sejak kecil sudah disiapkan menggantikan ayahnya dalam memimpin pasukan Turki Ottoman menghadapi pasukan Salib, (halaman 54).
Sementara Dracula yang asli bernama Vlad Tsepes III (1431-1476 M) merupakan sosok pembangkang yang tidak mau tunduk pada pemerintahan Mehmed II. Dracula membalaskan sakit hatinya karena sejak kecil dipisahkan dari orangtuanya untuk mengikuti pendidikan militer.
Hanya saja, jalan yang ditempuh Dracula di luar kemanusiaan. Siapa saja yang merasa tidak pas di hatinya, khususnya kaum muslim, langsung disiksa dengan cara disula, dibakar maupun ditebas kepalanya. Kebengisan Dracula akhirnya memaksa Mehmed II untuk berperang terbuka.
Kelicikan Dracula terhenti saat Mehmed II berhasil memancangkan kepala Dracula di tengah alun-alun Konstantinopel. Oleh para pendeta, mayat Dracula disemayamkan di dalam Gereja Snagov. Kuburannya persis berada di depan altar suci gereja,
Lantas, siapa sebenarnya Dracula itu?
Dalam buku berjudul “Dracula, Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib” karya Hyphatia Cneajna ini, sosok Dracula dikupas secara tuntas. Dalam buku ini dipaparkan bahwa Dracula merupakan pangeran Wallachia, keturunan Vlad Dracul. Dalam uraian Hyphatia tersebut sosok Dracula tidak bisa dilepaskan dari menjelang periode akhir Perang Salib. Dracula dilahirkan ketika peperangan antara Kerajaan Turki Ottoman*sebagai wakil Islam*dan Kerajaan Honggaria*sebagai wakil Kristen*semakin memanas. Kedua kerajaan tersebut berusaha saling mengalahkan untuk merebutkan wilayah-wilayah yang bisa dikuasai, baik yang berada di Eropa maupun Asia. Puncak dari peperangan ini adalah jatuhnya Konstantinopel* benteng Kristen*ke dalam penguasaan Kerajaan Turki Ottoman.
Dalam babakan Perang Salib di atas Dracula merupakan salah satu panglima pasukan Salib. Dalam peran inilah Dracula banyak melakukan pembantain terhadap umat Islam. Hyphatia memperkirakan jumlah korban kekejaman Dracula mencapai 300.000 ribu umat Islam. Korban-korban tersebut dibunuh dengan berbagai cara*yang cara-cara tersebut bisa dikatakan sangat biadab*yaitu dibakar hidup-hidup, dipaku kepalanya, dan yang paling kejam adalah disula. Penyulaan merupakan cara penyiksaan yang amat kejam, yaitu seseorang ditusuk mulai dari a**s dengan kayu sebesar lengan tangan orang dewasa yang ujungnya dilancipkan. Korban yang telah ditusuk kemudian dipancangkan sehingga kayu sula menembus hingga perut, kerongkongan, atau kepala. Sebagai gambaran bagaimana situasi ketika penyulaan berlangsung penulis mengutip pemaparan Hyphatia:
“Ketika matahari mulai meninggi Dracula memerintahkan penyulaan segera dimulai. Para prajurit melakukan perintah tersebut dengan cekatakan seolah robot yang telah dipogram. Begitu penyulaan dimulai lolong kesakitan dan jerit penderitaan segera memenuhi segala penjuru tempat itu. Mereka, umat Islam yang malang ini sedang menjemput ajal dengan cara yang begitu mengerikan. Mereka tak sempat lagi mengingat kenangan indah dan manis yang pernah mereka alami.”
Tidak hanya orang dewasa saja yang menjadi korban penyulaan, tapi juga bayi. Hyphatia memberikan pemaparan tetang penyulaan terhadap bayi sebagai berikut:
“Bayi-bayi yang disula tak sempat menangis lagi karena mereka langsung sekarat begitu ujung sula menembus perut mungilnya. Tubuh-tubuh para korban itu meregang di kayu sula untuk menjemput ajal.”
Kekejaman seperti yang telah dipaparkan di atas itulah yang selama ini disembunyikan oleh Barat. Menurut Hyphatia hal ini terjadi karena dua sebab. Pertama, p*********n yang dilakukan Dracula terhadap umat Islam tidak bisa dilepaskan dari Perang Salib. Negara-negara Barat yang pada masa Perang Salib menjadi pendukung utama pasukan Salib tak mau tercoreng wajahnya. Mereka yang getol mengorek-ngorek p*********n Hilter dan Pol Pot akan enggan membuka borok mereka sendiri. Hal ini sudah menjadi tabiat Barat yang selalu ingin menang sendiri. Kedua, Dracula merupakan pahlawan bagi pasukan Salib. Betapapun kejamnya Dracula maka dia akan selalu dilindungi nama baiknya. Dan, sampai saat ini di Rumania, Dracula masih menjadi pahlawan. Sebagaimana sebagian besar sejarah pahlawan-pahlawan pasti akan diambil sosok superheronya dan dibuang segala kejelekan, kejahatan dan kelemahannya.
Guna menutup kedok kekejaman mereka, Barat terus-menerus menyembunyikan siapa sebenarnya Dracula. Seperti yang telah dipaparkan di atas, baik lewat karya fiksi maupun film, mereka berusaha agar jati diri dari sosok Dracula yang sebenarnya tidak terkuak. Dan, harus diakui usaha Barat untuk mengubah sosok Dracula dari fakta menjadi fiksi ini cukup berhasil. Ukuran keberhasilan ini dapat dilihat dari seberapa banyak masyarakat*khususnya umat Islam sendiri*yang mengetahui tentang siapa sebenarnya Dracula. Bila jumlah mereka dihitung bisa dipastikan amatlah sedikit, dan kalaupun mereka mengetahui tentang Dracula bisa dipastikan bahwa penjelasan yang diberikan tidak akan jauh dari penjelasan yang sudah umum selama ini bahwa Dracula merupakan vampir yang haus darah.
Selain membongkar kebohongan yang dilakukan oleh Barat, dalam bukunya Hyphatia juga mengupas makna salib dalam kisah Dracula. Seperti yang telah umum diketahui bahwa penggambaran Dracula yang telah menjadi fiksi tidak bisa dilepaskan dari dua benda, bawang putih dan salib. Konon kabarnya hanya dengan kedua benda tersebut Dracula akan takut dan bisa dikalahkan. Menurut Hyphatia pengunaan simbol salib merupakan cara Barat untuk menghapus pahlawan dari musuh mereka*pahlawan dari pihak Islam*dan sekaligus untuk menunjukkan superioritas mereka.
Siapa pahlawan yang berusaha dihapuskan oleh Barat tersebut? Tidak lain Sultan Mahmud II (di Barat dikenal sebagai Sultan Mehmed II). Sang Sultan merupakan penakluk Konstantinopel yang sekaligus penakluk Dracula. Ialah yang telah mengalahkan dan memenggal kepala Dracula di tepi Danua Snagov. Namun kenyataan ini berusaha dimungkiri oleh Barat. Mereka berusaha agar merekalah yang bisa mengalahkan Dracula. Maka diciptakanlah sebuah fiksi bahwa Dracula hanya bisa dikalahkan oleh salib. Tujuan dari semua ini selain hendak mengaburkan peranan Sultan Mahmud II juga sekaligus untuk menunjukkan bahwa merekalah yang paling superior, yang bisa mengalahkan Dracula si Haus Darah. Dan, sekali lagi usaha Barat ini bisa dikatakan berhasil.
Selain yang telah dipaparkan di atas, buku “Dracula, Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib” karya Hyphatia Cneajna ini, juga memuat hal-hal yang selama tersembunyi sehingga belum banyak diketahui oleh masyarakat secara luas. Misalnya tentang kuburan Dracula yang sampai saat ini belum terungkap dengan jelas, keturunan Dracula, macam-macam penyiksaan Dracula dan sepak terjang Dracula yang lainnya." Ucapnya panjang lebar
yang di buat ini bahkan lebih sehat."
"Baiklah kita makan bersama."Ucapku
"Kau makanlah Hyesang Ibu harus pulang karena Aira sedang berada di rumah. Nana menitipkannya tadi pagi jadi aku tidak bisa lama-lama."Ucapnya berdiri dari duduknya dan aku menyusulnya berdiri lalu ia memelukku.
"Jaga dirimu dan kesehatanmu hmmm Ibu pulang dulu."
"Hati-hati sampaikan salamku untuk Nana dan Aira yang cantik."ucapku dan mengantarnya sampai depan pintu ruanganku.
Aku membuka bekal dari Ibu mertuaku makanan kesukaanku ia selalu ingat itu terkadang aku merasa beruntung memiliki ibu mertua sepertinya penyayang dan selalu sabar menghadapi sifatku yang terkadang menyebalkan dan keras kepala. Berbeda ketika aku berhadapan dengan Marc ia akan senang hati mencubit hidungku sampai memerah karena keras kepala akutku dan aku dengan senang hati membalasnya dengan lemparan benda apapun yang berada didekatku, agar mengenai kepala ataupun punggungnya dan itu membuatku puas melihatnya kesakitan dan matanya mulai mendelik kesal kepadaku bahkan dia selalu berkata bahwa aku ini seorang istri yang tidak memiliki rasa kemanusiaan terhadap suami jika sedang marah. Kenangan yang indah bukan?.
Pov.
Marcus.
Ingin mengajak Hyesang makan siang saja rasanya begitu sulit. Kenyataanya ia istriku sendiri harusnya tak masalah bagiku tapi karena aku terlalu pengecut ya begini jadinya. Atau aku makan di dekat kantornya saja fikirku siapa tau kami tak sengaja bertemu ya. Aku akan berangkat menuju ke kantornya, aku memutuskan makan di restoran samping kantor Hyesang yang aku tau ia sering kesini aku duduk dan mulai memesan dan tak lupa melihat kesekelilingku siapa tau Hyesang sedang duduk bersama rekan-rekannya. Tapi aku tak mememukannya di setiap penjuru restoran apa ia melewatkan makan siangnya fikirku, Haish Wanita ini terkadang membuat rindu dan sakit kepala disaat yang bersamaan kenapa ia suka sekali membuat orang yang berada disekelilingnya menjadi khawatir berlebihan sudah tau mempunyai penyakit lambung akut tapi masih saja menahan lapar. Aku saja sebagai suami merasa tidak berguna sekarang. Aku mengeluarkan ponselku dari jas yang kupakai dan mulai menekan dial no Hyesang.
"Hallo."H
"Sayang."M
"Hmmmm."H
"Dimana?."M
"Kantor, kenapa memangnya?."H
"Sudah makan?."M
"Ini sedang makan."H
"Dimana?."M
"Diruanganku."H
"Pesan?."M
"Tidak Ibu datang membawa makan siang dia tidak cerita padamu kalau datang."H
"Tidak."M
"Kau Dimana?."H
"Restoran dekat kantormu."M
"Apa kau serius?."H
"Ye, turunlah aku menunggumu."M
"Baiklah pesankan aku hot chocolate."H
"Iya turunlah aku menunggumu."M
"Tunggulah aku turun sekarang."H
Aku memutuskan sambungan telepon dengan Hyesang. Dan mulai memakan pesananku yang sudah datang dan tak lupa memesankan minuman kesukaannya yaitu Hot Chocolate. Aku melihatnya mulai memasuki restoran dan mengedarkan pandangannya aku mengangkat satu tanganku untuk memberi isyarat padanya bahwa aku disini ia melihatku lalu berjalan kearahku. Ia mulai duduk didepanku lalu meminum minumannya yang telah datang.
"Sayang."Panggilnya padaku.
"Hmmm."Jawabku menatapnya.
"Kau tidak mau bertemu Ayah?."Tanyanya.
"Tidak aku datang ingin menemui istriku bukan dia."Jawabku tanpa menatapnya. Maaf Hyesang aku tak suka membahasnya kaupun tau selama ini hubunganku dengannya begitu sangat buruk. Aku melihatnya hanya menatap ku sekilas lalu mengalihkan pandangannya kearah lain.
Pov.
Hyesang.
Ia menelefon ku dan mengatakan sedang berada di restoran dekat sini, akupun menemuinya lalu duduk tepat di depannya. Aku mulai bertanya padanya apakah ia datang untuk menemui Ayah tapi jawabannya tidak dan jangan pernah menanyakan bagaimana raut wajahnya yang terkesan tak suka jika aku membawa nama Ayah dalam pembicaraan. Aku memutuskan diam, aku tau ia seperti tak enak padaku atas respon yang ia berikan untukku akupun mengerti makanya aku tak mau bertanya kembali kenapa ia tak mau bertemu dengan Ayah karena mood nya akan hancur seketika.
"Bagaimana pekerjaanmu, apa ia memberikan pekerjaan yang banyak??."Tanyanya.
Aku memandangnya, lalu menggelengkan kepalaku.
"Tidak ia tak pernah memberikanku pekerjaan yang sampai membuatku sakit kepala."jawabku
Aku melihat Marc hanya menggelengkan kepalanya padaku, lalu kembali melanjutkan makannya.
"Makanlah ini."Ucapnya menawariku.
" Tidak Aku sudah kenyang makanlah." Ucapku menolaknya.
"Marcus."Panggil seseorang pada Suamiku. Aku dan Marc menoleh ke arah si pemanggil tadi dan kulihat seorang wanita berdress soft sedang melihat kearah kami berdua dan mulai berjalan mendekat.
Aku melihat ekspresi wajah Suamiku yang terkesan tak suka saat melihatnya.
Wanita itu mendekat lalu tanpa permisi duduk di dekatku diantara aku dan Marc, Marc memandang datar ke arahnya, lalu mulai memandangku dengan isyarat matanya agar aku tak memperdulikan wanita itu.
"Oh Seolri."Ucap Marc
"kau masih mengingatku?."tanyanya padaku.
"Ya begitulah."Jawab Marc dengan singkat tanpa menatapnya.
"Sayang ini Seolri kita satu kampus dulu dan dia juga juniorku di kampus."Ucap Marc padaku.
Aku menatap wanita tadi yang sepertinya terlihat menampakan raut wajah yang aneh ada apa dengannya? fikirku aku tersenyum dengan ramah lalu mengulurkan tanganku padanya sekedar berbasa-basi karena kalau aku hanya tersenyum ia akan mengatakan aku ini orang yang sombong.
"Lee Hyesang."Ucapku saat ia sudah menjabat tanganku.
"Kwon Seolri."Jawabnya. Lalu menatapku lama. Aku balas menatapnya masih dengan senyuman, lalu melepaskan tanganku darinya.
"Ah Seolri senang berkenalan denganmu."Ucapku. Kulihat ia hanya menganggukan kepalanya dengan pelan, ada dengannya apa wajahku terlihat aneh ckkk bahkan ekspresi wajah nya berbeda dari pertama kali ia datang entahlah.
"Seolri dia Hyesang istriku."Ucap Marc padanya, dan membuatnya memandang datar padaku, apalagi sekarang ini fikirku kenapa Marc sangat suka sekali bergaul dengan orang-orang tak jelas dan dengan mimik ekspresi berbeda-beda di setiap wajahnya membuatku sakit kepala saja, aku akan menegurnya nanti agar mencari teman yang benar dan jelas.
"Sayang, aku membayar yang makanan dulu tunggu disini aku akan mengantarmu sampai ruanganmu nanti."Ucapnya lalu bangkit dan menuju ke arah kasir, meninggalkan aku dan Seolri yang sejak tadi diam. Aku menghela nafas sesaat lalu mulai mencari topik pembicaraan saat aku mau mulai membuka suara ia sudah bertanya padaku terlebih dahulu.
"Hyesang, sejak kapan kalian menikah?."Tanyanya padaku. Aku menatapnya. Apa ia tidak datang ke pernikahan ku dengan Marc atau jangan-jangan sengaja Marc tidak mengundangnya karena ekspresi yang suamiku tunjukan tadi seperti tak menyukainya. Aku berdehem sejenak lalu kembali menatapnya.
"Apa kau tidak di undang Seolri?."Tanyaku padanya.
"Maksudnya, aku tak mengerti."Ucapnya .
"Aku memang tak tau semua teman suamiku tapi aku rasa ia mengundang semua rekannya ketika kami menikah dulu."Ucapku.
"Tapi aku tak diundang."Jawabnya.
Aku hanya membeo dan bingung merespon seperti apa.
"Ehmm Seolri aku tak tau apa alasannya kau tidak di undang, kalau kau ingin tau alasannya langsung tanyakan saja pada Marc, tapi untuk pertanyaan mu yang menanyakan sejak kapan kami menikah maka aku yang akan menjawabnya kurang lebih usia pernikahan kami sudah 8 Tahun."Jawabku dengan tenang. Ia menatapku lalu kembali membuang pandangannya ke arah lain. Dan aku hanya Acuh.
Tak lama Marc datang, dan kembali duduk di sampingku, ia bahkan menggeser kursinya agar menempel padaku, ada apa sebenarnya dengan kedua manusia ini.
"Seolri apa kau mantan pacar suamiku?."tanyaku membuatnya menatapku dengan kaget, dan Marc juga memandang ku dengan tatapan tak mengerti.
"Jangan mengada-ngada hanya kau satu-satunya wanita yang selalu membuatku berlari-lari untuk mengejarmu, aku sudah pernah bilang bukan bahwa aku tak punya pacar. Kau satu-satunya wanita yang singgah padaku jadi jangan berfikiran yang aneh-aneh."Ucapnya lalu seperti biasa menarik hidungku dengan keras.
Aku memukulnya dengan kencang lalu meliriknya dengan tatapan membunuhku.
"Sakit ckk."Ucapku padanya. Ia melirikku lalu tersenyum dengan geli kalian lihat ia bahkan sangat jail padaku, aku selalu kesal dibuatnya.
Seolri menatapku tidak suka. Kenapa lagi, dia ini bahkan bukan mantan pacarnya kenapa ia marah ah aku tau atau jangan-jangan ia Fans suamiku, sudah pasti itu Marc pernah bercerita bahwa saat kuliah ia sangat digilai oleh para wanita. Terkadang aku heran Marc memang tampan tapi tidak dengan sifatnya yang sangat amat menyebalkan.
Tbc.....
tbc.....