36. Terlelap

1251 Kata

S e l a m a t M e m b a c a! ~ U t a r i~ Abi semakin mendekat, memangkas jarak di antara kami berdua. Sedetik setelah helaan napasnya yang hangat sampai ke telinga, lelaki itu mendekapku dengan kedua lengannya sangat erat. Ia berbisik dengan suara pelan, membacakan sebuah puisi asing yang aku bahkan baru mendengarnya. Fosforisma I (satu) Semula huruf itu bermetafor serupa pendar fosfor manakala atmosfer memercikkan nyala meteor sebab mereka tahu bahwa dirinya perlu menjadi kata yang mampu beri penghayatan murni kepada Cinta II (Dua) Dan kata mulanya adalah satu titik yang, lalu berbiak jika mata pena beranjak bergerak menuju jarak mungkin berulangkali akan jadi bahasa atau jadi majas tempat bersuara sintaksis-frasa III (tiga) Lalu kepada kakawin, mereka mendamba masu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN