Duapuluh Satu ‘GENCATAN SENJATA’

1460 Kata

“Kalian juga tidak menemukannya?” Semua menggelengkan kepalanya dan dengusan kesal terasa jelas di lorong yang memang sudha sepi dan sunyi karena hari mulai merambat tengah malam. Hanya keremangan lampu di setiap sudut. “Sudahlah, bubar saja dan kita cari besok mumpun masih ada sehari besok sebelum sorenya kita keluar” ajak seorang wanita yang berdiri dan menyaksikan semua sejak tadi Mereka sudah berkeliling dari satu lorong ke lorong lainnya, berbekal peta lama dan sedikit teknologi namun tetap masih kurang. “Ada yang aneh, seingatku masih di sekitar sini. Kenapa tidak ada?!” keluh lelaki di sebelahnya “Sudahlah Will, ayo kembali ke kamar dan kalian juga keluar” “Baik, kami mengerti” Sekejap orang-orang berbaju hitam sudah pergi, tinggal dua orang laki-laki dan wanita yang masih be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN