“Kakiku capek” keluh suara di sebelah Daniel Tanpa banyak kata Daniel segera duduk berjongkok di bawah kaki Belle dan mengambil salah satu kaki Belle untuk dipijatnya ringan. “EH?!” pekik Belle kaget dan menarik kakkinya “Katanya capek, sudahlah diam saja” paksa Daniel yang hanya dituruti oleh Belle Diam-diam Belle tersenyum kecil. Tidak menyangka laki-laki yang awalnya ia kira hanya pria egosi namun, sejauh ia mengenalnya benar-benar berbeda meski satu dua hal membuatnya mendengus jengkel. “Sudah lebih baik, sini duduk” ujar Belle menarik tangan Daniel yang sejak tadi memijat kakinya bergantian “Yakin?!” tanya Daniel yang menurut saja untuk duduk di samping Belle Belle hanya mengangguk pelan dan tersenyum kecil. “Ini minum dulu” ujar Belle menyodorkan minum kepada Daniel “Hem, ba

