CHAPTER #47 JEANE Hari masih pagi di Jakarta tapi asap mobil dan motor sudah memenuhi udara. Tidak ada hari tanpa macet dan asap di Jakarta. Bahkan ada yang menyebutnya kota yang tidak pernah tidur ya Jakarta. Nickypun sudah bangun pagi sekali. Ada yang harus segera dilaksanakan di kampusnya. Selesai mandi Nicky menuju meja makan untuk sarapan pagi. Ayah dan Ibunya sudah lebih dulu ada dimeja dan mulai sarapannya. “Pagi Yah, Mah.” Sapa Nicky menghampiri mereka. “Pagi Nick. Enak tidurnya?” Tanya ibunya sambil tersenyum. “Sangat pulas Mah.” Nicky tertawa. “Baguslah. Itu menurunkan stress tinggi.” Ibunya meledek Nicky. “Bagaimana Nick sudah memperoleh data yang Papah minta?”

