30

1716 Kata

Masih dalam misinya untuk melunakkan hati Mawar, hari ini agenda mereka adalah pergi kunjungan ke beberapa panti yang menjadi penerima dana sumbangan dari peruhaan Kris. Sering berada di dekat anak-anak, hati wanita akan luluh. Meski belum tergerak untuk mengikuti program kehamilan, siapa tau Mawar tertarik mengadopsi salah satu anak, yang bisa menjadi alat penahan wanita itu di sisi Kris. Dengan sigap, Kris mencekal tangan Mawar. Wanita itu hendak pergi meninggalkan rombongan yang sedang bercengkrama dengan kumpulan anak-anak, bahkan beberapa wanita memberanikan diri menggendong bayi. “Ke mana?” tanya Kris. Berusaha tidak terlihat tahu guncangan emosi yang terpancar jelas di wajah Mawar. Mata istri Kris itu sudah memerah, basah, jelas sebentar lagi dia akan menangis. “Aku ...” Mawar me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN