31

1299 Kata

Mungkin karena ia sedang datang bulan, atau mungkin juga karena ia tidak berpendirian. Semakin hari, setelah semua upayanya tampak tidak membuahkan hasil, Mawar kehilangan semangat melawan Kris. Apalagi, pria itu sepertinya amat sangat mampu menghabiskan energy Mawar, sehingga di saat senggang, Mawar lebih memilih untuk tidur. Bagaimana tidak? Belakangan, Mawar merasa seperti istri pejabat yang sibuk mendampingi suami kunjungan sosial. Ke panti asuhan, ke pesta, bahkan makan malam dengan rekan usaha. Dan karena sudah mulai terbiasa, Mawar tidak lagi bertanya saat Kris mengajaknya pergi. Sesuatu jatuh tepat di pundak Mawar, membuatnya tersentak kaget, lalu menoleh. Kepala Kris. Ternyata pria itu tertidur. Ia mendecak, menggeser tubuhnya agar lebih rapat ke pintu, yang tujuannya agar tubu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN