33

1242 Kata

Selama pemeriksaan, Mawar menjawab pertanyaan dokter wanita yang genit itu dengan wajah masam. Mendadak Mawar merasa semua wanita begitu mata keranjang, bukan lagi pria. Jelas dokter itu terlihat lebih suka berbicara dengan Kris dibanding dirinya. Menyebalkan. “Tidak ada yang salah dengan Bu Mawar. Benar, itu hanya efek dari menstruasi. Berdasarkan semua pemeriksaan yang telah dilakukan, tidak ada penyakit serius, juga tidak ada kehamilan seperti yang Pak Kris dugakan,” Dokter itu melirik Kris sambil tersenyum, lalu kembali menatap Mawar. “Ini hanya karena menstruasi.” “Tuh, kan!” sungut Mawar, melimpahkan kekesalannya pada dokter wanita ini, ke Kris dengan alasan salah dugaan. “Dibilang mens, ya mens!” “Tapi kata Mawar, gumpalan. Biasanya juga dia mens nggak sampai pingsan. Sakit perut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN