Bagian Tiga Puluh Satu

2015 Kata

Begitu banyak pasang mata yang memperhatikan Sahira dan Joni yang berjalan dengan tergesa-gesa untuk keluar dari apartemen. Tak heran, karena Sahira hanya memakai selimut berwarna pink keunguan yang membalut tubuh rampingnya hingga menjuntai menyapu lantai yang dilewatinya sepanjang langkah kakinya dan Joni. Dengan sigap Joni menuntun Sahira yang terus menunduk menutupi wajahnya dengan rambut. Dia sangat malu dengan kejadian ini. Meskipun dia sangat tahu resiko sebagai istri simpanan memang seperti ini. Namun, mengalaminya secara langsung membuat dirinya tak mampu berkutik dihadapan semua orang. "Ra, ayo cepet masuk! Mak Lampir udah dekat!" Seru Joni menarik tangan Sahira agar segera masuk. Sahira menurut. Dia tak mau berlama-lama disini. Semua mata tertuju padanya dengan bisikan-bis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN