"Kamu selalu tampil cantik sayang," Puji seorang laki-laki seraya tersenyum memuja. "Iya dong, Om." Balasnya dengan manja. Wanita berkulit putih itu menyandarkan dirinya pada bahu tegap laki-laki di sampingnya. "Yuk, temani Om ..." Pintanya. Kini lengan kekar itu merangkul wanita ramping di sisinya. Sesekali tangan nakal itu mengusap bongkahan besar yang berada di d**a sang wanita. "Ih, nakal deh." Wanita bersuara manja itu memprotes, tapi tak menolak sentuhan yang dilakukan oleh laki-laki itu. Dia membiarkannya bahkan menikmatinya. "Om, pindah yuk." "Ayo," Mereka pun memasuki sebuah kamar yang sudah booking di dalam sebuah club itu. Club mewah yang menyediakan banyak kamar untuk para tamunya. "Om ih, geli tau." "Geli? tapi kamu suka 'kan sayang?" Wanita itu tertawa, lalu te

