Bagian Empat Puluh Empat

1306 Kata

Sahira pov Satu setengah bulan aku sudah ada di rumah ini. Tak terasa waktu berjalan begitu cepat namun sampai detik ini Ardi masih belum memberiku kepastian akan hubungan yang kita jalani. Aku tahu Ardi begitu begitu berat meninggalkan Risya, namun dengan sikapnya yang seperti ini dia juga menyakitiku secara perlahan. Setiap hari aku selalu mendesaknya untuk segera menikahiku dan setiap hari pula dia selalu bisa meluluhkan hatiku, meyakinkan diriku untuk terus bersabar dalam menantinya. Hampir saja aku putus asa ketika melihat sikapnya. Tapi, sebuah garis dua dalam batang tespect kecil yang sedang ku pegang membuatku tersenyum haru, aku menahan tangis dengan membekap mulutku sendiri. Ini seperti sebuah keajaiban yang nyata. Tuhan mendengar semua doaku, Tuhan mengabulkan permintaanku ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN