Sahira POV Kepergian Risya dari rumah ini terasa sangat menyenangkan. Setelah dia mengepak semua bajunya akhirnya dia meninggalkan rumah ini dan perceraian mereka akan segera di urus. Tak ada harta gono gini karena ini semua murni karena kerja keras Ardi. Risya sendiri tidak mempermasalahkan hal itu, mungkin dia sudah mempunyai laki-laki lain yang lebih tajir di luar sana hingga membuat dia mengambil keputusan seperti itu. Tentu saja hal itu membuatku sangat senang bukan kepalang. Ini sesuai yang aku rencanakan. "Sayang serius kamu hamil?" Tanya Ardi, tangannya meraba perut rataku sambil tersenyum. "Iya sayang, masa aku bohong," sebagai bukti, ku ambil tespeck garis dua yang sudah aku simpan rapi dan menunjukkannya pada Ardi. "Nih, coba lihat ini sayang!" Suruhku, Ardi mengambil bata

