Sore hari sepulang dari shoping di Mall aku diantarkan oleh sopir Mama Lusi. Di perjalanan pulang, tiba-tiba Dani menelponku untuk mengajakku clubbing. Aku sedikit ragu dengan ajakan Dani, namun Dani memaksa katanya aku juga butuh hiburan. Dengan sangat terpaksa aku pun mengiyakan ajakan Dani. Hatiku ragu apakah aku harus menepati janjiku atau ingkar. Aku takut Ardi mengetahui kalau aku juga berteman dengan laki-laki lain sedangkan tadi pagi kami sudah resmi jadian. Tring Layar ponselku hidup, ada notifikasi pesan dari Ardi. Dag dig dug aku membuka isi pesannya, takutnya Ardi mengetahui rencanaku dengan Dani. Ardi : Malam ini aku lembur, jangan tungguin aku yaa. Kamu tidur duluan aja. Aku menghela napas lega. Lalu membalas pesan Ardi dengan senyuman lega. Sahira : iya sayang, gap

