Bagian 43

758 Kata

"Masih sakit?" Hana segera menggeleng dan menolak sentuhan dari suaminya. Andrew hanya diam. Ia tahu bahwa Hana pasti telah mengetahui semua yang ia sembunyikan. "Sayang.. Kau bisa tanyakan apapun dan mas akan menjawabnya dengan jujur."ucap Andrew dan Hana hanya tersenyum kecil. "Sejujurnya.. Aku mulai ragu."ucap Hana membuat tubuh Andrew menegang. "Ragu?" Hana mengangguk."Bukan pada mas tapi pada diriku sendiri."ungkap Hana. Jujur saja ia ragu bisa menjadi istri yang baik setelah ini. "Sayang.." "Sebenarnya aku tidak bisa salahkan mas atas segala yang terjadi dimasa lalu. Namun ya, mas bisa memilih untuk jujur."ucap Hana. Jujur saja Hana takut, jika pernikahan atau rasa cinta yang suaminya katakan juga bukanlah kebenarannya. Andrew menggenggam jemari istrinya. "Seperti yang kau k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN