Hana menghapus air matanya lalu menatap sang suami."Aku sudah mendengar semua yang mas katakan. Jadi apa sekarang aku boleh bicara?" tanya Hana membuat Andrew mengangguk. "Kau bisa mengatakan apapun, sayang."ucap Andrew lembut. Hana mengangguk."Aku tahu awalnya hanya masalah kecil. Baik aku dan mas sama-sama bersalah atas apa yang terjadi. Mas yang tidak jujur dan aku yang terlalu kekanakan. Harusnya aku tidak libatkan keluarga dalam masalah ini. Tapi seperti yang kita tahu, semuanya sudah terjadi. Kita telah kehilangan calon anak kita dan itu karena kebodohan kita berdua. Tapi_ apa aku bisa menanyakan sesuatu kepada mas?"tanya Hana membuat Andrew mengangguk. "Tanyakan saja! Mas akan jawab dengan jujur. Kau juga bisa meminta apapun kepada mas. Dengan catatan bahwa itu bukan permintaan u

