Arslan menyampaikan pesan pada Bayu untuk menunda rapat sampai lusa dengan terburu-buru. Ia bahkan tidak tahu menutup kembali pintu mobil atau tidak, karena langsung berlari memasuki rumahnya yang terkunci. Arslan mencari-cari di sakunya, tetapi tidak ada. Ia terpaksa harus membongkar tas kerjanya sampai kunci rumah ketemu, dan terbuka. Pria itu kalap bukan main. Selama setahun pernikahan, Arslan sekalipun tidak pernah mendapati Alisha menangis, dan baru tadi ... Arslan mendengar suaranya serak khas orang menangis. Arslan tidak bisa diam di tempat setelah meletakkan asal tas kerjanya entah di mana. Ia menelepon nomor Alisha, tetapi selalu operator yang menjawab dengan dalih nomor sibuk. Tidak lupa, kamar, perpustakaan, balkon, dapur—semua diperiksa Arslan tanpa terkecuali. Tidak ada yang

