Kumbara dan Dhanuwirya sudah berjalan selama berhari-hari melewati Alas Purwo untuk melacak keberadaan Mahalini. Harus diakui, mereka tidak punya petunjuk apa-apa untuk menemukan Mahalini. Mereka hanya mengikuti langkah kaki, tanpa tujuan pasti. Tak banyak pula orang yang mereka temui selama perjalanan, sehingga mereka benar-benar mengandalkan firasat saja. Untunglah, selama perjalanan mereka dibekali dua ekor kuda yang bisa ditunggangi, sehingga mereka tidak begitu merasa lelah. Hanya saja, tetap saja kebosanan melanda, apalagi Dhanuwirya yang sudah mulai tak sabar. Ia terbiasa tinggal di bilik-bilik Perguruan Kobra Hitam. Walau tidak mewah, setidaknya tidak pula tidur di tengah hutan, di bawah pohon, dan beratap langit. “Apa sebaiknya kita tidak bertanya pada orang-orang kampung saja y

