Bab 72 Penghuni Rumah Tua

1928 Kata

Perasaan Kumbara dan Dhanuwirya tidak menentu saat mengikuti langkah nenek misterius yang baru mereka temui. Mereka dipandu memasuki sebuah rumah kayu yang terlihat tua dan tak terawat. Rumah itu gelap, hanya ada satu cahaya lampu minyak yang dipasang di tengah ruangan. Mereka menaiki sebuah tangga yang terdengar berderak-derak saat mereka menaikinya. Rupanya, nenek itu memberikan sebuah tempat istirahat di lantai dua. Nenek misterius itu masih enggan mengeluarkan suara, mengisyaratkan dengan tangannya agar dua pemuda itu memasuki sebuah ruangan berlantai kayu yang lembap. Mereka dapat mencium bau lumut. Sepertinya ruangan itu lama taka dipakai, tak heran tercium aroma lembap seperti ini. Sementara di langit-langit terlihat sarang laba-laba di sana-sini, menambah keangkeran suasana ruanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN