Suara angin menderu-deru, menerbangkan debu ke segala arah, bahkan membumbung tinggi sampai ke puncak-puncak gunung. Malam yang sunyi kian dingin dan mencekam,ketika dua orang gadis berjalan tertatih menyusur jalan setapak kecil yang berada di tepi jurang gunung kapur. Kedua gadis itu adalah Mahalini dan Sekar Tunjung. Mereka berdua berhasil lolos, setelah sebelumnya disekap oleh Pangeran Panah Api atau yang dikenal dengan Pangeran Api Abadi. Mahalini disekap untuk menuntaskan dendam Pangeran Api Abadi, setelah peristiwa pembunuhan besar-besaran yang dilakukan ayah Mahalini, yakni Raja Telapak Iblis terhadap Suku Panah Merah. Selain itu, Mahalini juga telah menipu Pangeran Api Abadi dengan menggantikan mempelai wanita di saat hari pernikahan mereka berdua. Sedangkan Sekar Tunjung adalah s

