Panji dan Niluh Surati mendapat pelayanan istimewa dari Damar Andaru. Ia dijamu dengan aneka makanan lezat dan disiapkan sebuah kamar khusus di lantai atas. Kedatangan mereka bak tamu agung, disambut dengan istimewa. Mereka sangat puas dengan pelayanan itu, tetapi Niluh Surati tetap merasa waspada. Walaupun ia sudah mengenal Damar Andaru secara baik, ia tidak boleh lengah. Apalagi di penginapan ini banyak tamu-tamu dari berbagai tempat yang datang dan pergi. Kenyamanan ini tidak boleh melengahkan kewaspadaan mereka. Selepas jamuan makan, mereka dipersilakan untuk beristirahat di kamar yang disediakan, sembari menunggu tengah malam. Rencananya, Niluh Surati dan Panji akan berangkat menuju lereng Sindoro selepas tengah malam dengan kuda besar yang sudah disiapkan oleh Damar Andaru. Panji m

