Api dengan cepat merambat ke seluruh penjuru rumah tua, melalap habis seluruh bagian-bagiannya, hingga ke bagian atap. Setelah berjuang sekuat tenaga, Kumbara dan Dhanuwirya berhasil meloloskan diri dari rumah itu, tentu dengan bantuan Jin Abang yang telah takluk di tangan Kumbara. Setelah melaksanakan tugasnya, Jin Abang dengan cepat menghilang. Sementara si Nenek Cenayang merasa sangat gusar, karena baru kali ini ia dipecundangi oleh dua pemuda tanggung yang terlihat lemah. Ia merapal, mulutnya berkomat-kamit memanggil segala bala tentaranya untuk menghalangi dua pemuda itu pergi. Namun, sepertinya ia salah perhitungan karena tak ada satu pun tentara tak kasat mata yang hadir. Mereka semua sudah dikendalikan oleh Jin Abang. Nenek Cenayang menggeram marah. Jin Abang yang mempunyai penam

