Sosok berbaju putih yang jatuh tersungkur di hadapan Panji itu tampak lemah, parasnya pucat dengan bercak darah di bajunya. Jelas ia terluka parah dan membutuhkan pertolongan. Aji Danumaya sebenarnya ingin pergi meninggalkan Panji, tetapi ia mengurungkan niatnya. Padahal sebenarnya ia khawatir, apabila mereka menolong pria ini, maka akan mendapatkan masalah baru. “Aku harus membawanya ke tempat yang aman,”ucap Panji. Aji Danumaya mau tidak mau juga tidak tinggal diam. Bersama Panji, mereka memapah tubuh lemah pria berpakaian putih itu menjauh dari jalan setapak, menuju tempat terbuka di bawah sebuah pohon yang rindang. Ayu Seroja membersihkan tanah dari rerumputan dan daun kering, agar Panji dan Aji Danumaya bisa leluasa membaringkan tubuh pria itu di atas tanah. Ayu Seroja memberikan b

